Fajar ini mentari kembali menampakkan diri pada horizon yang masih sepi
Perlahan binarnya tampak merekah dan mulai melingkupi
Aku tersadar saat kedua pupilku menangkap cercahnya melewati jendela yang sudah tak tertutupi
Sejenak memandang sebelum akhirnya ragaku bangkit untuk menepi
Kakiku melangkah pada satu direksi yang ingin kuresapi
Menatap dunia yang menyuguhkan hari lain untuk dicicipi
Kutanggapi sejuknya angin pagi yang membelai kedua pipi
Kicau gembira burung dan gemerisik dedaunan terdengar menyejukkan hati bagai terapi
Sedetik kemudian kuputar badanku untuk mempersiapkan diri karena ada hal yang harus kuhadapi
Memastikan semua telah rapi, aku pun menyampirkan tas dan bersiap menggapai mimpi
Menyambut hari dengan senyum terpatri dan harapan citaku dapat tergenapi
Meski terkadang aku paham bahwa banyak kesulitan yang datang merayapi
Tak ada kata menyerah atau kesedihan yang akan kuratapi
Ilmu yang kutimba selama aku mengabdi pasti akan dapat menghidupi
Meraih kesuksesan yang mungkin saat ini hanya terasa seperti mimpi
Tetapi semangatku mewujudkan angan layaknya kobaran api
Tidak ada komentar:
Posting Komentar